Toko AC DI Bali, Toko AC Denpasar Bali

LG DAN TEKNOLOGI INVERTER

Toko AC DI Bali – LG DAN  TEKNOLOGI INVERTER

Teknologi Inverter – Pembayaran listrik bulanan tak jarang membuat kita terkejut karena nominal tagihan listrik bulanan yang tinggi. Penggunaan Air Conditioner/AC (pendingin ruangan) turut andil besar dalam membengkaknya tagihan listrik bulanan 40-60 persen. Hal ini dikarenakan penggunaan AC dalam waktu yang panjang.

Hal ini membuat banyak pabrik AC di dunia berlomba-lomba mengatasi tingginya konsumsi listri pada AC dan tak terkecuali pabrikan asal Korea Selatan LG Electronics dengan mengaplikasikan teknologi inverter pasa perangkat AC.

 

teknologi Inverter | Toko AC Di Bali

 

Product Marketing Head Resedential AC PT LG Electronics Indonesia, Arief Sasono Aji, mengatakan, teknologi inverter bisa membuat pengoperasian lebih hemat listrik, namun tetap cepat dalam proses pendinginan.

“Teknologi Inverter dapat membuat pengoperasian lebih menghemat listrik dan tetap cepat dalam proses pendinginan” oleh Arief Sasono Aji, Product Marketing Head AC PT LG Electronics Indonesia.

Lanjut Arief teknologi inverter ini berbeda dengan AC Low Wattage yang fokus pada pembatasan daya listrik yang rendah. Hal ini sebanding dengan dibutuhkannya waktu tiga kali lebih lama pada proses pendinginan ruangan untuk mencapai suhu yang diinginkan.

AC yang tidak tertamnam teknolohi inverter, kompresor bekerja hingga mencapai kesejukan yang diinginkan. Pada kondisi ini, kompreson secara otomatis akan mati dan akan menyala kembali saat kenaikan suhu tertentu. Kondisi kompresor yang berulang-ulang hidup dan mati sepanjang pemakaian mengakibatkan tingginya daya listrik yang dibutuhkan.

TOKO AC DI DENPASAR

Lanjut Aries Sasono Aji, “Teknologi inverter bisa lebih hemat listrik karena saat suhu ruang mencapai keinginan pengguna, kompresor akan tetap aktif dengan terus menerus menyesuaikan laju pergerakannya untuk mempertahankan suhu ruang sesuai keinginan pengguna. Tanpa harus mati dan menyala kembali, membuat kebutuhan total daya listrik sepanjang pengoperasian menjadi lebih rendah. Jadi selain hemat listrik, teknologi ini juga lebih memberikan kenyamanan,” di kantor LG Electronics Indonesia, di Jakarta, Selasa (20/12)

Sangat disayangkan di Indonesia penggunaan AC berteknologi inverter masih sangat rendah, yakni sekitar 4 persen. Penyebabnya tidak lain dikarenakan kurangnya informasi masyarakat tentang kelebihan teknologi Inverter.

“Orang cenderung lebih pilih AC yang low wattage karena hematnya kelihatan di depan. Mereka tidak tahu kalau AC low wattageitu proses pendinginanya lama dibandingkan AC inverter. Selain itu, harga AC inverter juga relatif lebih tinggi dan kebanyakan yang ada di pasaran diperuntukkan untuk ruangan berkapasitas besar,”  tambah Arief.

LG menyiapkan seri AC berteknologi inverter terbarunya yakni AC LG Dual Cool Series. Kelebihanya terletak pada berbagai kapasitas dari 1/2 PK, 3/4 PK, 1 PK, 1 1/2 PK, hingga 2 PK, jadi tidak hanya untuk ruangan berkapasitas besar saja.

“Keberadaan AC LG Dual Cool Series menjadi jawaban dari keluarga Indonesia yang menginginka AC inverter yang lebih hemat listrik, dan dapat dipilih sesuai kapasitas berbagai ruang dalam rumahnya,” ujar Arief.

 

 

beritasatu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *